You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Markas JAI di Tebet Disegel
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Markas JAI di Tebet Disegel

Untuk meredam permusuhan serta mengantisipasi munculnya gerakan radikal, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jakarta Selatan akan menyegel markas Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Jalan Bukit Duri Tanjakan Batu, RT 02/08, Tebet, Jakarta Selatan.

Mereka kami sarankan untuk beribadah di masjid terdekat

Kepala Bakesbangpol Jakarta Selatan, Moh Matsani menuturkan, pihaknya sudah berkali-kali melakukan upaya persuasif agar JAI menutup kegiatannya, karena dinilai telah meresahkan masyarakat luas.

"Mereka kami sarankan untuk beribadah di masjid terdekat," kata Matsani, Rabu (8/7).

Bakesbangpol Antisipasi Demo Anarkis

Matsani mengungkapkan, aktivitas JAI di Jalan Bukit Duri Tanjakan Batu diketahui sudah berlsngsung selama 10 tahun. Mayoritas jamaah yang datang berasal dari luar Jakarta, seperti dari Bekasi, Bogor dan Sukabumi.

Keberadaan JAI ini sudah seringkali mendapat penolakan dari warga atau ormas keagamaan. Salah satunya dari Front Pembela Islam (FPI) yang pernah menggelar unjuk rasa di markas JAI.

Menurut Matsani, awal mula munculnya JAI di Jalan Bukit Duri Tanjakan Batu hanya satu keluarga yang terdiri dari suami, istri dan tiga anaknya.  "Rumah itu telah menyalahi aturan yang jadi masalah fungsi rumah tempat tinggal dijadikan rumah  ibadah," ujarnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1834 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1391 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1075 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1057 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye974 personAnita Karyati